

Kabar MTs. I’anah – MTs. I’anatut Tholibin sukses mengadakan kegiatan ziarah dan study tour yang menggugah jiwa dan menumbuhkan pemahaman spiritual bagi siswa-siswinya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan yang bertujuan untuk memperluas wawasan dan memperdalam pengetahuan tentang sejarah serta kehidupan spiritual.
Dalam kegiatan yang diadakan pada hari Rabu hingga Kamis (21-22/6) siswa-siswi MTs. I’anatut Tholibin berangkat dari halaman sekolah pada pukul 15.30 menuju destinasi pertama mereka, yakni makam Sunan Kalijaga.
Dengan semangat dan antusiasme, mereka tiba di makam tersebut pada pukul 17.30. Di sana, siswa-siswi diberikan penjelasan mengenai sejarah dan kehidupan Sunan Kalijaga oleh para pendamping.
Setelah puas menyerap pengetahuan di makam Sunan Kalijaga, rombongan ziarah MTs. I’anatut Tholibin melanjutkan perjalanan menuju Makam Syech Dalhar Magelang.
Walaupun larut malam, semangat mereka tidak surut sedikitpun. Tiba di sana pada pukul 00.00, suasana tenang dan hening mengiringi ziarah mereka. Siswa-siswi berkumpul di sekitar makam dan melakukan Tahlil bersama sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh spiritual tersebut.
Keberangkatan selanjutnya dimulai pada pukul 02.00 dengan tujuan wisata di Pantai Sadranan, Gunung Kidul. Siswa-siswi MTs. I’anatut Tholibin bermain dan menikmati keindahan alam pantai yang menakjubkan. Mereka juga belajar tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mengapresiasi keindahan alam yang diberikan oleh Tuhan.
Tak hanya itu, kegiatan wisata MTs. I’anatut Tholibin berlanjut ke HEHA Sky View pada pukul 14.00. Di sini, siswa-siswi merasakan sensasi menakjubkan saat memandang pemandangan kota Gunung Kidul dari ketinggian. Mereka juga mendapatkan wawasan baru mengenai teknologi modern dan pentingnya inovasi dalam memajukan suatu daerah.
Pada pukul 17.00, rombongan MTs. I’anatut Tholibin melanjutkan perjalanan wisata ke Malioboro. Di jantung kota Yogyakarta ini, siswa-siswi merasakan atmosfer kota yang ramai dan berwarna. Mereka berkeliling Malioboro, berbelanja oleh-oleh, serta menikmati kuliner khas Yogyakarta yang terkenal lezat.
Tetapi, kegiatan ziarah dan study tour ini tidak hanya melibatkan aktivitas wisata semata. Pada pukul 22.00, rombongan MTs. I’anatut Tholibin mengunjungi Makam Mbah Mansur di Klaten. Di sini, siswa-siswi melakukan Tahlil bersama sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta mendalami nilai-nilai spiritual yang mereka pelajari.
Perjalanan pulang pun tiba pada pukul 01.00, setelah menghabiskan waktu yang berharga selama dua hari. Siswa-siswi MTs. I’anatut Tholibin pulang dengan membawa pengalaman dan pengetahuan baru tentang sejarah, kehidupan spiritual, serta keindahan alam.
Kegiatan ziarah dan study tour ini diharapkan dapat menginspirasi mereka untuk hidup dengan penuh makna dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur.
Kepala MTs. I’anatut Tholibin, Bapak Ahmad Mashun, M.Pd. menyatakan kebanggaannya terhadap partisipasi siswa-siswi dalam kegiatan tersebut.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat mengembangkan rasa cinta terhadap sejarah, memperdalam pemahaman spiritual, serta menggali potensi diri mereka sebagai generasi penerus bangsa yang bertanggung jawab dan berintegritas.” ujar Pak Mashun.
Dengan semangat yang terbarukan, siswa-siswi MTs. I’anatut Tholibin membawa pulang pengalaman berharga dan harapan untuk menerapkan nilai-nilai yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ziarah dan study tour ini menjadi momen yang membekas di hati mereka dan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan mereka menuju masa depan yang cerah.
Tim kreatif: I’anah Jurnalistik
