

Pati, Ianah News
Kegiatan – Perpustakaan I’anah turut ambil bagian dalam Diskusi Kediklatan dan Kepustakawanan (DidikKawan 2) yang mengangkat tema “Pandawa Perpusnas: Pelatihan Bidang Perpustakaan Berbasis MOOC”.
Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan diikuti ribuan peserta dari berbagai perpustakaan di seluruh Indonesia.
DidikKawan 2 merupakan seri webinar edukatif yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional RI (Pusdiklat Perpusnas).
Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pustakawan melalui transformasi digital sistem pelatihan berbasis MOOC (Massive Open Online Course).
Fokus utama dalam sesi kali ini adalah panduan penggunaan aplikasi KANTAKA sebagai kanal resmi pendaftaran pelatihan kepustakawanan secara online.
Transformasi Digital Pelatihan Perpustakaan Lewat KANTAKA
Dalam DidikKawan 2, peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai tata cara pendaftaran akun melalui laman pusdiklat.perpusnas.go.id, pengisian data diri bagi PNS maupun Non-PNS, hingga proses unggah dokumen persyaratan.
Aplikasi KANTAKA diperkenalkan sebagai solusi modern yang menggantikan metode pendaftaran konvensional, sehingga proses administrasi pelatihan menjadi lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.
Fitur utama KANTAKA meliputi pengelolaan data peserta, unggah dokumen, pemantauan status pendaftaran, serta akses ke berbagai diklat teknis bidang perpustakaan. Dengan sistem ini, pustakawan dan tenaga perpustakaan dapat mengembangkan kompetensi secara mandiri dan berkelanjutan.
DidikKawan 2 juga dikenal sebagai webinar gratis yang menyediakan e-sertifikat bagi peserta. Selain melalui Zoom, kegiatan ini kerap disiarkan secara luas agar menjangkau lebih banyak insan perpustakaan di Indonesia, menjadikannya salah satu forum strategis dalam penguatan SDM perpustakaan nasional.
Komitmen Perpustakaan I’anah Tingkatkan Kompetensi SDM
Keikutsertaan Perpustakaan I’anah dalam DidikKawan 2 menjadi wujud komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas layanan dan kompetensi sumber daya manusia.
Kepala Perpustakaan I’anah, Masudi, S.Hum., yang akrab disapa Pak Mas, menegaskan pentingnya adaptasi terhadap sistem pelatihan berbasis digital di era transformasi informasi saat ini.
Menurutnya, pemanfaatan MOOC dan aplikasi KANTAKA membuka peluang besar bagi pustakawan daerah untuk memperoleh akses pelatihan yang lebih luas tanpa terkendala jarak dan biaya.
Pak Mas menyampaikan bahwa kegiatan DidikKawan 2 menjadi momentum penting bagi pustakawan untuk tidak lagi tertinggal dalam perkembangan teknologi dan sistem pelatihan modern.
Dia menekankan bahwa peningkatan kompetensi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak agar perpustakaan tetap relevan di tengah percepatan digitalisasi.
Menurut Pak Mas, materi yang disampaikan dalam DidikKawan 2 sangat aplikatif, jelas, dan mudah dipahami. Ia mengapresiasi langkah Pusdiklat Perpusnas dalam menghadirkan sistem KANTAKA yang mempermudah proses administrasi pelatihan, sehingga pustakawan dapat lebih fokus pada pengembangan kapasitas profesional.
Pak Mas berharap ke depan semakin banyak pustakawan, khususnya di daerah, yang aktif memanfaatkan KANTAKA dan program MOOC dari Perpusnas.
Dia juga berharap kegiatan seperti DidikKawan dapat terus berlanjut secara berkala dengan tema-tema strategis yang mendukung transformasi perpustakaan menuju layanan yang lebih inovatif, inklusif, dan berbasis teknologi.
Reporter: PM
Tim redaksi: I’anah News
