x

Perpustakaan Pusat I’anah Ikuti Sosialisasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial 2023

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Feb 2023 11:29 0 262 I'anah Jurnalistik

Kegiatan – Berlangsung melalui aplikasi Zoom (28/2), kegiatan Sosialisasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial 2023 diikuti ribuan peserta dari berbagai Perpustakaan di Indonesia.

Perpustakaan Pusat I’anah, Cebolek Kidul, Margoyoso, Pati juga andil dalam event nasioanl yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tersebuut.

Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial mendorong perpustakaan untuk menjadi sarana reproduksi pengetahuan ke dalam aksi nyata yang menyejahterakan.

Sejak 2012, jutaan orang telah merasakan manfaat dari perpustakaan baik di provinsi, kabupaten/kota, maupun desa/kelurahan sehingga menjadi bagian dari program prioritas nasional yang tercantum dalam RPJMN 2020 – 2024.

Implementasi program dilakukan dengan menjalankan 3 strategi utama: Peningkatan Layanan Informasi, Pelibatan Masyarakat, dan Advokasi. Juga mendorong keberlanjutan, dan kemandirian perpustakaan melalui Replikasi Mandiri.

Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando mempertegas tugas perpustakaan adalah mencerdaskan dan menyejahterakan anak bangsa sesuai amanah UUD 1945.

Esensinya mengurangi masyarakat marjinal. Itulah kenapa perpustakaan mesti bertransformasi mengubah paradigma yang eksklusif menjadi inklusif.

Muhammad Syarif Bando berkata:

Perpustakaan berbasis inklusi sosial diharapkan dapat meningkatkan literasi informasi bagi masyarakat dan berbasis teknologi informasi dan komunikasi mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat meningkatkan kesejahteraan dan juga mendorong kreativitas serta memangkas berbagai kesenjangan akses informasi.

Program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial telah digerakkan oleh Perpustakaan Nasional, dengan dukungan dari Bappenas RI sejak tahun 2018.

Program ini merupakan pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan di 34 provinsi di Indonesia.

Tim kreatif:
I’anah Jurnalistik

Tinggalkan Komentar

Kunjungi Youtube Kami

Statistik Pengunjung

x