

Kegiatan I’anah – Seluruh murid siswa dan siswi Madrasah I’anatut Tholibin melaksanakan ziarah ke makam KH. Muhammad Zen yang terletak di Desa Kajen.
Kegiatan ziarah ini merupakan rangkaian peringatan Haul ke-32 KH. Muhammad Zen yang diadakan untuk mengenang jasa dan perjuangan beliau dalam mendirikan madrasah tersebut.
Makam KH. Muhammad Zen terletak di kompleks Makam KH. Syech Ahmad Mutamakkin, hanya sekitar 1 kilometer dari Madrasah I’anatut Tholibin.
Para murid dengan semangat dan penuh khidmat menempuh perjalanan ke makam ini dengan berjalan kaki dan berbaris rapi sepanjang jalan.
Acara ziarah ini dipimpin oleh Kyai Ahmad Mashun, M.Pd., yang membuka rangkaian acara dengan pembacaan Al Fatihah secara serentak oleh seluruh peserta.
Suasana haru dan khusyuk begitu terasa di antara para murid saat mereka mengenang sosok KH. Muhammad Zen yang telah berjasa besar dalam pendirian Madrasah I’anatut Tholibin.
Pada kesempatan tersebut, KH. Sya’roni Fathoni, S.Pd.I. menyampaikan cerita singkat tentang sosok KH. Muhammad Zen.
Beliau adalah keturunan langsung dari KH. Ahmad Mutamakkin, pengasuh pertama Pesantren Nurwiyah, dan salah satu pendiri Madrasah I’anatut Tholibin.
KH. Muhammad Zen lahir pada tanggal 12 Desember 1917. Sejak usia 10 tahun, beliau harus menjalani kehidupan sebagai yatim piatu dan diasuh oleh kakeknya.
Selama masa mondok, KH. Muhammad Zen dikenal dengan amal tirakatnya yang luar biasa. Setiap tanggal 3 Rabiul Awal diperingati sebagai hari khaul beliau. Beliau juga terampil dalam berwirausaha, menunjukkan dedikasi dan semangatnya dalam memajukan pendidikan.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh Kyai Ali Mahmudi, diikuti oleh seluruh peserta. Suara-suara merdu yang mengiringi tahlil menambah kekhidmatan dalam acara tersebut.
Acara ziarah diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh KH Ahmad Suyuthi, mendoakan semoga KH. Muhammad Zen dan para pendiri Madrasah I’anatut Tholibin mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT serta memberikan keberkahan bagi pendidikan di madrasah ini.
Ziarah ke makam KH. Muhammad Zen ini bukan hanya sekadar kegiatan formal, tetapi juga momen emosional yang mengingatkan semua pihak akan nilai-nilai kejujuran, kesederhanaan, dan semangat perjuangan yang telah ditanamkan oleh beliau.
Madrasah I’anatut Tholibin berkomitmen untuk menjaga warisan dan visi yang telah ditinggalkan oleh para pendiri, termasuk KH. Muhammad Zen, demi kemajuan pendidikan dan kebaikan generasi muda di masa depan.
Reporter: Jurnalis I’anah
