x

Dafa Rahmat Shoim: Tubuh Kecil, Semangat Besar di Balik Suksesnya Live Show MBCNI

waktu baca 3 menit
Jumat, 5 Sep 2025 19:17 0 420 I'anah Jurnalistik

I’anah Jurnalistik – Dalam gelaran karnaval spektakuler yang melibatkan Marching Band Citra Nada I’anah (MBCNI), ada satu sosok luar biasa yang mencuri perhatian: Dafa Rahmat Shoim, siswa kelas VIII MTs. I’anatut Tholibin sekaligus santri Pondok Pesantren Mansajul Ulum. Meski bertubuh kecil dan masih muda, Dafa menunjukkan semangat besar yang menginspirasi banyak orang.

Bukan Pemain, Tapi Pahlawan di Balik Layar

Dafa bukan pemain marching band. Ia tergabung sebagai Official MBCNI, peran yang sering kali luput dari sorotan. Namun siapa sangka, kontribusinya justru sangat vital. Sejak awal hingga akhir rute karnaval, Dafa tak pernah lepas dari tanggung jawab. Ia membawa kardus besar berisi air mineral gelas untuk para pemain, juga tas berisi alat cadangan, HP para personel, hingga tisu yang selalu siap digunakan kapan pun diperlukan.

Ketika ditanya apakah berat membawa kardus itu, dengan jujur ia menjawab, “Iya, berat,” sambil tetap tersenyum dan terus berjalan. Melihat semangatnya, salah satu guru tergerak untuk membantu dengan berteriak “Air! Air!” agar air segera habis dan beban Dafa berkurang. Momen ini menjadi salah satu pemandangan paling menyentuh selama karnaval berlangsung.

Di Bawah Terik Matahari, Semangat Tak Pernah Padam

Hari itu, matahari menyengat luar biasa. Bahkan orang dewasa pun mengeluhkan panasnya. Namun Dafa tetap sigap, tak pernah mengeluh. Ketika ditanya oleh guru, “Masih kuat, Fa?” Ia hanya mengangguk kecil sambil terus berlari kecil mengikuti rombongan. Di setiap istirahat, dia selalu siaga memastikan semua pemain mendapatkan air, alat, atau bantuan yang mereka perlukan.

Di akhir acara, ketika semua orang sudah mulai kelelahan, Dafa kembali menunjukkan dedikasinya. Ia membantu mengangkat tas alat marching band besar yang ukurannya hampir sebanding dengan tubuhnya sendiri. Walau terlihat jelas ia mengerahkan seluruh tenaganya, tak sedikit pun ia mengeluh.

Lebih dari Sekadar Tugas

Apa yang dilakukan Dafa mungkin terdengar seperti tugas biasa bagi seorang official. Namun kenyataannya, dedikasi dan kerja kerasnya melebihi ekspektasi. Banyak official lain yang secara fisik lebih kuat dan usianya lebih tua, tapi tidak menunjukkan semangat dan inisiatif sebesar Dafa. Ia hadir sepenuh hati, memberi 100% tenaga, dan menjadi bukti bahwa loyalitas dan tanggung jawab tidak mengenal usia atau ukuran tubuh.

Santri Asal Kalimantan yang Menginspirasi

Setelah ditelusuri, ternyata Dafa adalah santri asal Kalimantan yang mondok di Pesantren Mansajul Ulum, tak jauh dari MTs. I’anatut Tholibin, Cebolek Kidul. Hidup jauh dari keluarga tidak membuatnya manja, justru membentuk karakter tangguh dan peduli. Sosok seperti Dafa layak menjadi inspirasi, tak hanya bagi siswa lain, tapi juga bagi kita semua.

Pelajaran dari Dafa: Setiap Peran Adalah Penting

Dafa Rahmat Shoim mengajarkan kita bahwa dalam setiap acara besar, tidak hanya pemain utama yang penting. Ada sosok-sosok luar biasa di balik layar yang bekerja keras agar semuanya berjalan lancar. Dan yang terpenting, semangat, dedikasi, dan ketulusan hati adalah kunci dari kontribusi yang berdampak besar.

Terima kasih, Dafa. Kamu telah menunjukkan makna sejati dari “berjuang tanpa pamrih.” Semoga langkahmu selalu dimudahkan dan inspirasimu menyebar luas.

Penulis: Wartawan IJ
Editor: PM

#MBCNI #MarchingBand #SantriHebat #MTsIAnatutTholibin #PesantrenMansajulUlum #OfficialMarchingBand #DafaRahmatShoim #SiswaInspiratif #CebolekKidul #SantriKalimantan #PelajarBerprestasi #CeritaInspiratif

Tinggalkan Komentar

Kunjungi Youtube Kami

Statistik Pengunjung

x