x

Teruskah dalam Kerontang?

waktu baca 1 menit
Minggu, 26 Feb 2023 09:32 0 193 I'anah Jurnalistik

Puisi – Karya: Siti Mahmudah, M.Pd.
4 September, Minggu, 08.56 WIB.

Ketika otak mulai berpesan pada raga
agar berdiam, tanpa aksi dan reaksi
menantang, merepih perih
seutas asa yang tercancang

Gairah semangat tiada menunjal
Warna mimpi memburam, memarlah!
Seluruh irama degub terperangkap
kekalahan, gigil luruh ketakutan

Semua barisan aksaraku mendiam tiada
pertolongan, beragam konjungsi
mengungsi, abai pada panggilan
paragraf, yang lirih tak terdengar

Semesta bahasa meringkih, hilang
kekuasaan! Akronim liar makin menjajah
memberi makan pada antek-antek
Agar terus menebar racun, kekeliruan!

Mungkinkah ini lembaran repertoar
untuk tunas-tunas mendatang?
Bahkan Sang induk, saling berkelindan
terus menularkan, sakit berkepanjangan

Rengsakah bangsaku! Di mana Para Pejuang,
yang bersumpah menjunjung Bahasa
Persatuan? Bangkitlah! Aku ingin
berada pada pasukan perjuangan

PUEBI dikembalikan ke EYD. Mari,
baca, pahami! Belajar agar bisa
Membelajarkan, jangan terus
menjadi sesat dan Menyesatkan!

Sirami semesta Bahasa agar kuat
berakar, bertumbuh gagah besar
terbebas dari dera kerontang
Ke depan makin Menggairahkan!

Tim kreatif:
I’anah Jurnalistik

Tinggalkan Komentar

Kunjungi Youtube Kami

Statistik Pengunjung

x