x

Sambut Harlah ke-64, Perguruan Islam Ianatut Thalibin Gelar Tahtimul Qur’an Bin Nadhor

waktu baca 2 menit
Rabu, 13 Mei 2026 10:34 0 22 I'anah Jurnalistik

Ianah News
Kegiatan – Menjelang puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-64, Perguruan Islam Ianatut Thalibin menggelar kegiatan Tahtimul Qur’an pada Jumat (8/5/2026). Acara yang berlangsung khidmat di kompleks perguruan ini menjadi bagian dari rangkaian refleksi spiritual atas perjalanan panjang institusi dalam mencerdaskan bangsa.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh jajaran Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dari unit MI, MTs, hingga MA. Tak hanya internal sekolah, jajaran alumni lintas generasi juga turut hadir memenuhi undangan, menciptakan suasana silaturahmi yang erat di antara keluarga besar perguruan.

Satu Guru Satu Juz
Prosesi tahtimul qur’an dilaksanakan dengan metode bin-nadzar, di mana setiap peserta yang hadir bertanggung jawab menyelesaikan pembacaan satu juz Al-Qur’an. Melalui metode ini, 30 juz Al-Qur’an berhasil dikhatamkan secara bersamaan dalam waktu yang relatif singkat namun penuh kekhusyukan.

Ketua Yayasan Perguruan Islam Ianatut Thalibin, KH. Sya’roni Fathoni, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan fondasi batin bagi kemajuan lembaga.

“Di usia yang ke-64 ini, kita ingin mengetuk pintu langit. Keberkahan Al-Qur’an adalah energi utama bagi seluruh GTK agar tetap istiqomah dalam mendidik dan membawa Ianatut Thalibin menjadi mercusuar pendidikan Islam yang unggul,” ujar KH. Sya’roni.

Pesan Kebangsaan dan Pendidikan
Acara kemudian dipuncaki dengan penyampaian Mauidhloh Hasanah oleh tokoh pendidik dan ulama, KH. M. Liwa’ Uddin, M.Pd. Dalam orasinya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara intelektualitas dan spiritualitas dalam menghadapi tantangan zaman.

Beliau memaparkan bahwa eksistensi Ianatut Thalibin selama lebih dari enam dekade adalah bukti nyata dedikasi yang dibarengi dengan keikhlasan. Pesan-pesan yang disampaikan diharapkan menjadi suplemen semangat bagi para pengajar di unit MI, MTs, maupun MA untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan akar tradisi pesantren.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keselamatan dan kesuksesan untuk seluruh civitas akademika serta para alumni agar terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas. Peringatan Harlah ke-64 ini dijadwalkan akan berlanjut dengan serangkaian agenda sosial dan edukatif lainnya dalam beberapa hari ke depan.

Reporter: Masudi, S.Hum.
Editor: Tim Redaksi I’anah News

Tinggalkan Komentar

Kunjungi Youtube Kami

Statistik Pengunjung

x