

Ngoding Prestasi I’anah – Siswa kelas V MI I’anatut Thalibin Cebolek Kidul menunjukkan semangat luar biasa dalam kegiatan praktik mata pelajaran Informatika yang digelar di laboratorium komputer. Dalam kegiatan ini, mereka belajar dasar bahasa pemrograman bersama guru pengampu, Pak Mas.
Keterbatasan jumlah komputer tidak menyurutkan semangat mereka. Sebagian siswa harus berbagi satu komputer untuk dua anak, namun justru dari situ tumbuh semangat kerjasama dan kekompakan. Mereka saling bergantian mengetik kode, berdiskusi, dan membantu satu sama lain memahami perintah-perintah dasar pemrograman.
Pak Mas memberikan tugas menarik berupa pembuatan profil siswa berbasis bahasa pemrograman HTML. Ia juga meminta setiap kelompok untuk menuliskan dua nama anggotanya di dalam hasil coding sebagai bentuk pengakuan kerja tim. “Saya ingin anak-anak belajar menghargai peran teman. Yang satu mengetik, yang lain mengamati dan membantu memperbaiki kode. Itu bentuk nyata kerjasama dalam belajar,” ujar Pak Mas.
Selama satu jam penuh, suasana laboratorium terasa hidup dan penuh tawa. Para siswa berusaha menyelesaikan tugas mereka dengan sistem level dari 1 hingga 5, dan saat ini sudah berhasil mencapai level 2. Setiap kali menemukan kesalahan dalam kode, mereka tidak menyerah, melainkan memperbaikinya bersama.
Bagi siswa kelas V, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk belajar teknologi sekaligus melatih komunikasi dan kerjasama. Mereka belajar bahwa keberhasilan tidak hanya datang dari kemampuan individu, tetapi juga dari kekompakan dan saling membantu dalam mencapai tujuan bersama.
“Saya sangat bangga dengan kekompakan anak-anak. Walau komputer terbatas, mereka justru memperlihatkan semangat kerjasama yang tinggi. Mereka tidak hanya belajar mengetik kode, tetapi juga belajar menghargai teman dan bekerja sebagai tim,” tutur Pak Mas.
“Jagalah semangat kebersamaan ini. Dalam dunia teknologi, kerjasama dan komunikasi adalah kunci sukses. Kalian sudah memulainya sejak dini, dan itu akan menjadi bekal berharga di masa depan,” tambahnya.
“Saya berharap madrasah bisa menambah fasilitas komputer agar kegiatan praktik seperti ini lebih optimal. Saya juga berharap anak-anak terus mengasah kemampuan digital dan mempertahankan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan belajar,” pungkasnya.
Reporter: Wartawan IJ
Editor: PM
